Cara Membuat Kerangka Novel : Manfaat dan Tutorial Menyusun.

Membuat kerangka novel merupakan sebuah proses awal dalam memikirkan, merencanakan dan perancangan sebuah naskah menjadi sebuah novel. Selain itu, proses membuat kerangkan novel, ternyata sangat menyenangkan, mudah dan bermanfaat!

Membuat kerangka novel tentu saja akan memberikan kesempatan kepada kamu sebagai penulis untuk meningkatkan kreativitas dan semangat menggarap ide menjadi lebih berkembang.

Bahkan, proses perencanaan naskah novel ini pun telah menjadi tantangan tersendiri serta memiliki kesenagan tersendiri.

Disclaimer : Artikel ini cocok banget buat kamu yang berencana hendak membuat novel untuk dipublikasikan ke Platform Menulis atau buat kamu yang ingin menyelesaikan satu ide menjadi naskah novel.

Nah …

Apa itu Kerangka Novel, Outline dan Garis Besar Cerita?

Kerangka Novel merupakan sebuah catatan perencanaan yang sengaja disusun sebelum proses menulis novel. Di dalamnya, mencakup informasi tentang: ide cerita, tokoh dan penokohan, struktur novel, alur cerita, dan unsur-unsur novel.

Dengan kata lain, membuat kerangka novel berarti mengurai seluruh unsur novel dari sebuah cerita yang hendak dibuat.

Untuk memperjelas, Unsur Cerita Novel terbagi menjadi dua, yakni: unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.

Selain itu, proses membuat kerangka cerita novel juga memberikan kesempatan kepada kamu untuk: 

  • mengembangkan karakteristik tokoh
  • membangun dunia atau setting cerita
  • memahami konflik cerita,
  • menyesuaikan karya tulis dengan kebutuhan genre, penerbit atau platform, serta calon pembaca.

Sehingga, kesempatan yang telah dijabarkan di atas nantinya akan menumbuhkan antusiasme menulis dan menciptakan habitat baru.

Bagaimana Bentuk Kerangka Novel?

Kerangka Novel biasanya berbentuk: uraian cerita, tabel, diagram cerita, catatan, dan peta pikiran yang dapat disambung menggunakan benang merah.

Dari bentuk kerangka novel di atas, kamu dapat kamu menentukan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kamu.

Dengan kata lain, pilihlah bentuk kerangka cerita yang mudah kamu buat, tetapi cukup informatif saat kamu baca kembali.

Contoh bentuk kerangka novel akan ditampilkan nanti di bagian bawah setelah kita membahas cara membuat kerangka novel sesuai bentuknya. 

Sebelum itu, mari memahami manfaat kerangka novel dan fungsinya terlebih dulu.

manfaat dan fungsi kerangka novel
Manfaat dan Fungsi Kerangka Novel

Manfaat dan Fungsi Kerangka Novel!

Beberapa penulis merasa sangat senang saat membuat kerangka novel, karena proses menyusun outline novel ini membuat penulis bisa :

  • menerjemahkan ide yang ada di dalam kepala, dan
  • mengembangkan ide cerita sebelum menulis keseluruhan cerita.

Kerangka cerita novel di dalam dunia kepenulisan sering disebut sebagai outline atau garis besar. Selain itu, proses persiapan sebelum menulis novel ini sering dijadikan sebagai:

  • media latihan menulis untuk menciptakan habitat atau kebiasaan menulis, 
  • mengembangkan minat menulis, dan
  • memantapkan komitmen menulis.

Dalam dunia sastra, novelis atau author yang membuat outline biasanya disebut sebagai “plotters”.

Sementara itu, yang tidak membuat outline biasanya disebut sebagai “pantser”, dan gabungan dari keduanya dapat disebut sebagai “plantser”.

Beberapa penulis beranggapan bahwa menyusun outline itu hanya membuang waktu saja. Namun, banyak pula mentor kepenulisan menganggap bahwa membuat kerangka cerita itu bagus bahkan dianjurkan!

Sebab, kerangka cerita memang sengaja disusun agar kamu tidak kebingungan ketika berada di tengah-tengah proses menulis cerita.

Selain itu, kerangka cerita juga dapat membantu kamu agar tetap berada di rencana yang sudah kamu sesuaikan sedari awal, serta menjaga mood menulis kamu.

Berikut ini, manfaat dan fungsi kerangka novel :

  • Membantu memvisualisasikan gambaran garis besar
  • Mempertahankan cerita sesuai jalurnya
  • Mencatat adegan dan pergerakannya.
  • Memahami tokoh dan memberikan penokohan
  • Panduan agar tidak tersesat saat proses menulis
  • Menghindari plot-hole 
  • Menciptakan tiga kunci sukses menulis novel : komitmen, konsisten, dan kebiasaan. 

Metode Membuat Kerangka Novel, Menyusun Garis Besar Cerita, atau Outline.

Membuat kerangka novel itu sama saja seperti menyusun garis besar cerita di media lain, misalnya; naskah film, naskah video untuk YouTube, serial video pendek, dan flash-fiction.

Tapi, sebelum membuat garis besar cerita. Tentu saja, kamu perlu memahami hal-hal berikut: karena, hal ini lah yang nantinya akan lebih banyak kamu pikirkan, saat membuat kerangka novel.

Metode menyusun outline
Metode Menyusun Outline Novel

Premis

Premis berasal dari kosakata berbahasa Inggris “premise” , yang bermakna: alasan, dan dasar pikiran.

Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, premis memiliki arti sebagai: landasan, asumsi, dan kalimat yang dijadikan dasar kesimpulan di dalam logika.

Oleh sebab itu, ketika kamu hendak membuat premis, maka gunakan formula berikut:

  • Tokoh
  • Pencapaian / Mimpi / Keinginan
  • Situasi

Tak hanya itu, kamu juga bisa menggunakan saran formula dari Ernest Prakasa:

  • Siapa
  • Apa
  • Tapi

Sebenarnya, kamu bisa saja menggabunngkan kedua formula di atas, atau hanya memilih salah satunya saja.

Bahkan, kamu juga bisa menggunakan formula menyusun premis yang diajarkan mentor kepenulisan lain.

Logline 

Logline merupakan perkembangan dari premis. Sederhananya, logline adalah ringkasan cerita yang mengandung konflik utama dan menggambarkan hampir dari keseluruhan isi cerita.

Hal ini lah yang acap kali membuat logline sering disamakan seperti sinopsis cerita. Padahal logline dan sinopsis itu dua hal yang berbeda fungsi.

Biasanya, logline menjawab adiksimba atau 5W +1H yang isinya meliputi:

  • Siapa : Tokoh
  • Apa : Pencapaian / Keinginan
  • Kapan : Setting
  • Di mana : Latar Cerita
  • Bagaimana : Alur Cerita
  • Kenapa : Konflik / Halangan

Dengan kata lain, logline berisi paragraf yang menjawab adiksimba untuk keperluan kerangka cerita. Sedangkan, sinopsis disusun sebagai media promosi atau memperkenalkan karya tulis ke calon pembaca.

Plot-line

Plot Line merupakan detail atau perincian peristiwa dari adegan yang ada di keseluruhan alur cerita. Nantinya, plot-line dapat membantu kamu sebagai penulis, untuk :

  • Mengembangkan karakter 
  • Menjatuhkan detail cerita
  • Mengantisipasi plot-hole
  • Membantu merancang dialog.

Tutorial & Panduan – Cara Membuat Kerangka Novel :

Setelah memahami informasi dasar, manfaat dan fungsi kerangka novel, serta metode yang akan diterapkan ketika menyusun outline. Selanjutnya, kita akan masuk ke tahap tutorial dan panduan membuat kerangka novel.

Berikut ini, tutorial dan panduan membuat kerangka novel, serta bentuk outline yang bisa kamu pilih untuk catatan kerangka novel kamu:

1. Kembangkan Ide menjadi Premis sebagai Landasan Cerita :

Pertama, gunakan formula [ Tokoh + Keinginan + Situasi ] atau [ Siapa + Apa + Tapi ];

Premis 
Kevin [TOKOH] seorang pemuda yang tinggal di perkebunan jagung hendak mewujudkan mimpinya menjadi seorang yang kaya [KEINGINAN] tetapi dia hanya pandai menanam jagung karena tidak bersekolah [SITUASI]

Seorang Juragan Sembako [SIAPA] hendak mewariskan usaha yang ia miliki ke anaknya [APA] tapi anaknya lebih memilih mengembangkan karir [TAPI]
Contoh Formula Premis

Sehingga, premis akan menjelaskan keinginan dan halangan, sebelum tokoh utama bertemu dengan konflik utama. Jadi, cukup tulis pemikiran dasar dari ide yang kamu punya dan kembangkan menjadi premis.

2. Perluas Premis menjadi Logline:

Selanjutnya, perluas premis menjadi logline dengan mengurai dan menjawab adiksimba. Kemudian, rangkai jawaban adiksimba itu menjadi sebuah ringkasan cerita.

SiapaProtagonis atau Tokoh Utama
ApaKeinginan/Hajat yang ingin tercapai
Di manaLatar cerita berlangsung
BagaimanaAlur cerita atau bagian [APA] ditambah  [MENGAPA]
KapanLatar waktu
MengapaKonflik yang menjadi halangan tercapainya keinginan.
Contoh Logline Cerita

3. Jabarkan Logline menjadi Uraian

Nantinya logline ini akan memberikan kamu fokus sesuai dengan pemikiran awal. Serta, kamu juga bisa menjadikan logline sebagai bahan pertimbangan apabila ketika proses menulis, kamu berkeinginan mengubah sebagian atau keseluruhan .

Logline : 
Kevin seorang pemuda yang tinggal bersama kakek dan neneknya di perkebunan jagung memiliki mimpi menjadi pedagang sukses di kota.

Suatu hari, kedua kakek dan neneknya meninggal dunia di waktu yang berdekatan. Ladang jagung dan segala isinya pun terpaksa harus dijual untuk biaya pemakaman.

Sisa uang yang Kevin miliki pun membuatnya terdorong untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang pedagang, tetapi dia sama sekali tidak tahu bagaimana memulai karena tidak bersekolah.
Contoh Logline Cerita

Di tahap ini, seharusnya kamu sudah bisa menentukan genre cerita yang kamu inginkan.

Sebelum itu, ketika hendak menentukan genre cerita. Maka, kamu harus menyesuaikan serta memahami platform atau penerbit sesuai persyaratan, selera / event / best-story yang tampil di sana.

4. Tokoh dan Penokohan :

Biasanya di dalam novel ada empat tokoh penting yang memiliki peran di dalam cerita: yakni, protagonis, antagonis, deutragonis, dan tritagonis

Apa saja keempat tokoh penting itu?

NamaPenampilan / CiriWatak (Sifat + Sikap)Peran
Tokoh 1Rambut tipis, bermata coklat, memiliki bekas luka di pipi kiriNaif, keras kepala, dan taat beribadahProtagonis
Tokoh 2Ambisius dan optimis, menghalalkan segala caraAntagonis
Tokoh 3Lucu, kocak dan memahami ilmu biologi dan ekologiDeutaragonis (Sahabat) Side Kick
Tokoh 4Deutaragonis (Crush) Love Interest
Tokoh 5Deutaragonis (Mentor) Guru atau sosok yang bijaksana
Tokoh 6Deutaragonis (Guardian Threshold) Sosok Pelindung
Tokoh 7Tritagonis

Pemeran Deutragonis ada banyak. Namun, kamu gak harus memiliki semuanya!

Tentu saja, kamu bisa memilih beberapa atau tidak memilih sama sekali peran deutaragonis agar dapat menyesuaikan dengan cerita yang kamu inginkan.

5. Struktur Novel :

@jurnalfin.com

Sering ngerasa buntuk ketika menulis opening cerita? Udah! Lompat ke bagian selanjutnya aja. #menulisnovel #tipsmenulis #wattpad #author #novel

♬ suara asli – Jurnalfin.com – Jurnalfin.com

Struktur novel merupakan babak cerita yang meliputi enam bagian, di antaranya ada: abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda.

Apa saja struktur novel itu?

Silakan tonton video TikTok di atas untuk penjabaran Struktur Novel. 

6. Plot Line:

Terakhir, plot-line yang bagaikan skenario cerita.

Tentu saja, menyusun plot-line ini bisa dilakukan setelah memiliki struktur novel.

Banyak mentor menulis novel menganjurkan untuk membagi cerita menjadi tiga babak, contohnya: babak pengenalan, isi cerita, babak penutup. 

Kamu boleh gunakan tiga babak yang dianjurkan seperti di atas atau menggunakan ringkasan setiap bab seperti di bawah ini :

Bab I Pertengahan bulan Juli, menjelang Ramadhan. Kevin tiba di kota dan bertemu dengan Rayan, anak peternak ayam yang sering membeli jagung ke ladangnya.Abstrak
Bab IIDi kota, Rayan mengajak Kevin ke peternakan mereka. Ayah Rayan bertanya tentang tujuan yang ingin Kevin capai. Setelah itu, Kevin diajarkan banyak hal seputar ayamOrientasi
Bab IIISeminggu menjelang Ramadhan, kebutuhan akan daging ayam melonjak naik. Rayan dan Kevin diperintahkan ayahnya untuk medagangkan daging ayam ke masyarakat kota. Di sini, Kevin bertemu dengan Dea.Orientasi
Bab IVDea berencana membuka warung ayam goreng dan makanan yang berbahan dasar ayam. Sementara itu, di peternakan, pakan ayam mulai menipis dan tidak ada petani jagung yang mengkhususkan jagung ayam. Kevin bimbang, antara ingin menjadi peternak jagung atau ingin membuka usaha dengan Dea.Komplikasi
Contoh Plot Line Cerita Novel

Kesimpulan :

Membuat Kerangka Novel adalah sebuah proses perencanaan.

Proses menyusun garis besar cerita ini hanya berfokus pada penguraian unsur-unsur novel dan mengembangkannya menjadi lebih berstruktur.

Kamu tentu tidak harus terpaku pada outline yang telah kamu susun. Sederhananya, tentu saja kamu masih bisa mengubahnya di pertengahan proses menulis; karena outline hanya bersifat sebagai konsep.

Selain itu, outline juga berfungsi sebagai bukti orisinalitas sebuah karya tulis sebab melibatkan proses perencanaan dan perancangan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.